Beranda » Artikel, Internet, Jejaring Sosial, Teknologi Informasi

Apa Hubungan Antara Facebook dan Citra Diri?

Rabu, 13 Juni 2012 : 12:57 WITA  

Pengguna Facebook yang aktif cenderung memiliki citra diri yang negatif. Apa sebabnya?

Facebook dan Mark_Zuckerberg. Ilustrasi. Google.Com

Menghabiskan waktu duduk berjam-jam berselancar di Facebook ternyata tak hanya buruk bagi produktivitas kerja. Hal ini ternyata berdampak negatif bagi kesehatan psikologis kita. Jika kita termasuk pengguna Facebook yang aktif berhati-hatilah. Riset terbaru mengumumkan 51% di antara kelompok ini merasa lebih mawas terhadap bentuk tubuhnya setelah melihat foto-foto mereka yang beredar di jaringan sosial.

“Facebook membuat banyak orang semakin mudah menghabiskan waktu dan energi untuk mengkritisi tubuh mereka sendiri dan berharap mereka terlihat seperti orang lain. Apalagi di era teknologi modern seperti ini. Orang-orang jadi semakin sulit untuk menghindari tampilan-tampilan visual yang kemudian memicu timbulnya body image negatif, rendahnya kepercayaan diri. Hal ini pada akhirnya berkontribusi besar pada terjadinya eating disorder,” papar Dr. Harry Brandt, kepala Center for Eating Disorders di Sheppard Pratt.

Riset ini melibatkan 600 pengguna Facebook yang berasal dari Amerika dengan rentang usia 16-40 tahun. Sebanyak 81% dari mereka setidaknya masuk ke dalam situs ini sekali dalam sehari. Hasil memperlihatkan 44% dari pengguna berharap memiliki tubuh atau bobot yang sama dengan teman mereka saat melihat-lihat foto. Sedang 32% mengaku merasa sedih ketika membandingkan foto mereka dengan foto teman-temannya. Bahkan, 37% mengatakan, perlu mengubah beberapa bagian tubuhnya ketika membandingkan foto tubuh mereka dengan teman.

Penemuan ini memperlihatkan bahwa banyaknya waktu yang dihabiskan untuk memperhatikan foto-foto yang beredar di Facebook bisa menyebabkan pengguna terobsesi dengan berat badannya hingga taraf yang membahayakan.

“Jika orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu memikirkan apa yang salah pada tubuhnya, hanya ada lebih sedikit waktu untuk berada pada alam positif untuk menjalani hidup yang berarti serta penuh makna,” ungkap Dr. Steven Crawford, associate director Center for Eating Disorders.

Crawford mengatakan hal ini bisa berimbas pada keinginan orang-orang untuk mendapat berat badan ideal dengan cara-cara yang mengerikan. Contohnya saja diet ketat yang tidak memperhatikan nutrisi.

Bagaimana dengan kita? Termasukkah dalam golongan ini? Ubahlah pola pikir dengan lebih banyak bersosialisasi dengan mereka yang punya jalan berpikir positif pula. Hentikan kebiasaan kerap membaning-bandingkan diri dengan orang lain. Perbanyaklah bersyukur atas apa yang sudah kita miliki untuk mendapatkan hidup yang jauh lebih bahagia. (Grace Natali)

Sumber: Prevention







Berita Terbaru

SMP Plus Airlangga Balikpapan
Jl. S. Parman 14 Gunung Guntur Balikpapan
Kalimantan Timur - 76100
Telp. 0542-414182, Faksimili. 0542-414182

Join/Follow/Subscribes: